Tags

Related Posts

Share This

Tentang Baterai (3)

Apapun merk HT pasti dilengkapi baterai bawaan, bentuknya bisa jadi berbeda sesuai dengan desain yang dirancang oleh masing-masing produsen HT. Tapi pada dasarnya baterai HT dibagi menjadi tiga, yakni: NiCD, NiMH, dan Li-ion.

Pada awal-awal kemunculan HT, NiCD adalah baterai yang umum disertakan dalam paket penjualan. Akan tetapi baterai NiCD memiliki beberapa kelemahan yakni bobotnya yang berat serta adanya “memory effect” yang mengharuskan baterai kosong dulu sebelum di recharge selain itu yang paling menjadi issue NiCD memiliki kandungan cadmium yang kita ketahui bersama adalah zat yang sangat beracun. Karenanya dalam perkembangannya Baterai HT berganti dengan type NiMH.

Meskipun demikian NiMH masih memiliki “memory effect” walaupun tidak separah NiCD. Untuk menyiasatinya adalah dengan melakukan proses charging dengan charger fast charging dan setiap beberapa waktu sekali melakukan proses yang dikenal oleh penggiat radio komunikasi sebagai proses refresh, yakni dengan menghabiskan daya baterei sebelum dicharge full. Proses refresh ini pada dasarnya berguna untuk meminiminalisir “memory effect”.

Karena bobot yang berat dan adanya memory effect di baterai NiCD dan NiMH maka produsen HT pada ahirnya beralih ke baterai Li-ion. Selain ringan dan bebas di recharge kapan saja, harga baterai Li-ion ahir-ahir ini juga murah.

Proses charger pada Li-ion Berbanding terbalik dengan baterai NiMH, baterai Li-ion sebaiknya dicharge dengan slow charger supaya baterai tidak panas saat proses charging.

Tips pengisian Li-ion:

  1. batterai Li-ion mempunyai kemampuan 500 kali pengisian, itupun bila proses pengisian/charge dilakukan sampai kondisi batterai lowbatt. Tapi bila pengisian tidak sampa lowbatt, misal masih 50% kemampuannya bertahan bisa sampai 1500 charge dan apabila pemakaian hanya 25% sudah dicharge umurnya bisa mencapai 2500 kali charge/pengisian. Jadi yang terbaik untuk baterai type Li-ion adalah selalu charge bila ada kesempatan atau tidak dipergunakan.
  2. Selalu pergunakan Charger bawaan HT, karena arus ouputnya jelas sudah sesuai dengan spesifikasi batterei HT.
  3. Segera cabut charger kalau indikator sudah penuh. Ini bisa membuat baterai Li-ion lebih awet.
  4. pada saat proses charging usahakan HT dalam keadaan OFF. Jika terpaksa harus ON karena memonitor, usahakan jangan transmit.