Etika Dasar Berkomunikasi Radio Sep23

Etika Dasar Berkomunikasi Radio...

Berkomunikasi menggunakan radio komunikasi pada dasarnya adalah mudah. Perbedaan mendasar jika dibandingkan dengan HP/ telpon adalah sistem komunikasinya yang dilakukan  secara bergantian. Dalam berkomunikasi menggunakan radio komunikasi ataupun HT, ada beberapa hal yang hendaknya diperhatikan demi menjamin kelancaran penyampaian informasi dan efektifitas serta efisiensi waktu dan perangkat. Mengutip pedoman salah satu organisasi radio, tata cara berkomunikasi dengan radio komunikasi adalah sebagai berikut: Pada saat berkomunikasi, harus berpedoman pada IKIT yang merupakan singkatan dari : IRAMA : Potongan-potongan kalimat harus diucapkan secara jelas, kalimat hendaknya singkat, jelas dan langsung pada pokok pembahasan. KECAKAPAN : Bicara dengan kecepatan sedang; jangan bicara terlalu cepat. ISI SUARA : Bicara agak keras dari biasanya, tidak berteriak atau berbisik. TINGGI NADA : Tinggi nada sedang, ini akan lebih jelas diterima daripada nada rendah. Selain itu, saat berkomunikasi biasakan untuk memberikan interval 2-3 detik setelah lawan bicara anda selesai bicara sehingga apabila ada pihak lain yang mungkin lebih perlu menyampaikan informasi akan dapat menyela di sela waktu 2-3 detik tersebut. Saat berkomunikasi, kita tidak perlu tergesa-gesa, komunikasikan dengan kata-kata yang jelas dan mudah dimengerti / difahami. Apabila dipandang perlu, bisa menggunakan bahasa sandi yang sudah disepakati bersama. (misal kode jajaran seperti di UBKM). Kode panggil juga mungkin diperlukan dalam suatu komunitas yang sedang berkomunikasi, misalnya dengan kode panggil Medan – sekian. Tujuan penentuan kode panggil ini adalah supaya tidak ada kesalahan pemahaman dalam menerima informasi atau panggilan, karena kode panggil sifatnya adalah unik dan tidak berganda. Apabila tata-cara dan pemanfaatan kode sandi serta kode panggil sudah bisa diterapkan dengan baik, maka komunikasi akan lebih efektif dan tepat sasaran. Lapan Nam… Sumber: RAPI,...

Tata Cara Perizinan Frekuensi Radio Dinas Tetap dan Bergerak Darat Sep18

Tata Cara Perizinan Frekuensi Radio Dinas Tetap dan Bergerak Darat...

Perizinan Frekuensi Radio Dinas Tetap dan Bergerak Darat, terdiri dari : DINAS TETAP (microwave link, komunikasi HF, wireless broadband, dll.) DINAS BERGERAK DARAT (radio trunking, komunikasi data, sistem komunikasi radio konvensiona/komrad/konsesi dengan perangkat repeater, rig/mobile-unit, Handy-Talky (HT), dll.) A. TATA CARA PERIZINAN FREKUENSI RADIO DINAS TETAP DAN BERGERAK DARAT Tata cara dan prosedur permohonan izin penggunaan frekuensi radio dinas tetap dan bergerak darat dapat di lihat pada diagram alir dibawah ini. Standar mutu waktu proses izin penggunaan frekuensi radio dinas tetap dan bergerak darat dapat di lihat pada gambar dibawah ini. B. PERSYARATAN PERMOHONAN ISR BARU Surat permohonan ditujukan kepada Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Fotocopy akta pendirian badan hukum beserta salinan pengesahan dan akta perubahan terakhir Perangkat yang digunakan telah memiliki sertifikat Data administrasi dan data teknis secara lengkap dan benar termasuk gambar konfigurasi jaringan dan peta lokasi stasiun radio. Formulir isian ISR dapat diunduh disini. C. PERSYARATAN PERMOHONAN ISR PERPANJANGAN Surat permohonan ditujukan kepada Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Membayar BHP frekuensi radio tahunan Menyampaikan perubahan data administrasi dan data teknis sebelum jatuh tempo masa laku izin tahunan berakhir (apabila ada). ISR Perpanjangan dilakukan berdasarkan hasil evaluasi dan diajukan paling lambat 30 (tiga puluh) hari sebelum jangka waktu ISR berakhir. D. PERSYARATAN PERMOHONAN ISR PERLUASAN ISR Surat permohonan ditujukan kepada Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Fotocopy ISR eksisting Perangkat yang digunakan telah memiliki sertifikat Data administrasi dan data teknis secara lengkap dan benar termasuk gambar konfigurasi jaringan dan peta lokasi stasiun radio. Formulir isian ISR dapat diunduh disini. E. PERSYARATAN PERMOHONAN PERUBAHAN DATA (MUTASI) Mutasi dengan analisa teknis sama dengan permohonan ISR Baru atau ISR Perluasan. Mutasi tanpa analisa teknis Surat permohonan ditujukan kepada Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan...

Prinsip-Prinsip Umum Komunikasi Radio Dalam Keadaan Darurat Aug05

Prinsip-Prinsip Umum Komunikasi Radio Dalam Keadaan Darurat...

Prinsip-Prinsip Umum Komunikasi Radio Dalam Keadaan Darurat   Kurangi gangguan frekwensi. Dalam kondisi darurat, kebanyakan komunikasi radio akan bekerja pada signal lemah, dikarenakan ketiadaan pasokan listrik, dengan menggunakan HT atau rig dengan power rendah. Disinilah pentingnya menjaga agar alur komunikasi dijaga agar tetap clear minim gangguan. Apabila anda tidak memiliki informasi penting dan mendesak, lebih baik anda standby dan monitor. Anda tidak perlu transmit hanya untuk memberitahukan keberadaan anda, kecuali jika anda mendapatkan panggilan. Hindari menyebarkan rumor atau berita yang tidak jelas sumbernya. Dalam kondisi darurat, akan banyak berita yang bersumber dari “katanya”, “kalau tidak salah dengar”, “bisa jadi..” yang simpang-siur tanpa kepastian. Anda bisa membantu menghentikan alur berita desas-desus ini dengan cara tidak turut serta menyebarkan berita ini. Anda hanya diperbolehkan memancarkan berita bahaya yang anda ketahui dengan pasti, dengan menyebutkan “break/ mayday 3x” untuk mendapatkan perhatian dari net pengendali, menyebutkan identitas anda, dan menyebutkan berita dengan singkat dan jelas. Me-relay berita darurat dengan cara mencatat berita darurat, sumber berita dengan lengkap, kemudian menyampaikan berita/ pesan secara verbatim (apa adanya, huruf demi huruf, tanpa interpretasi, meskipun anda tidak terlalu memahami makna pesan/ berita tersebut). Hal ini penting sekali, mengingat mungkin anda tidak tahu arti pesan, misalnya berita dengan istilah medis atau sandi polisi/ intelijen, yang jika anda interpretasikan justru akan menyimpangkan arti berita tersebut. Hemat sumber daya. Gunakan sumber daya seefisien mungkin, misalnya dengan cara menaikkan antena setinggi mungkin, atau berpindah lokasi yang lebih tinggi untuk mencapai jarak jangkau yang lebih jauh, daripada menaikkan power radio; memonitor frekuensi yang memiliki signal besar, daripada harus membuka penuh squelch dan membesarkan volume audio yang memaksa HT anda mengkonsumsi listrik lebih banyak; menghindari transmit kecuali untuk berita yang sangat penting dan mendesak yang menyangkut keselamatan jiwa. Menjaga kesehatan diri sendiri dengan baik selama berpartisipasi dalam komunikasi...

Penggunaan HT Dalam Komunikasi Darurat Aug04

Penggunaan HT Dalam Komunikasi Darurat...

Dalam berbagai simulasi komunikasi darurat (sering disebut sebagai field day), kita masih memiliki waktu persiapan untuk mencharge HT, membeli batt dan seterusnya sebelum pelaksanaan simulasi darurat tersebut. Namun dalam situasi nyata, hal tersebut sangat sulit dilakukan, terutama pada kondisi bencana yang sifatnya spontan (gempa bumi/ tsunami/ banjir/ erupsi gunung). Untuk itulah ada hal-hal yang perlu diperhatikan bagi para pengguna HT: Power / daya listrik Daya listrik ada hal paling penting dalam hal ini. Tanpa listrik / battery, HT anda tak akan berfungsi sama sekali sebagai alat komunikasi. Tips: belilah battery case yang bisa diisi dengan battery biasa; kemudian siapkanlah battery alkaline dalam jumlah cukup untuk komunikasi aktif selama 72 jam. Battery alkaline lebih lama tahan disimpan, dan lebih tahan lama ketika digunakan. Baik juga menyiapkan battery rechargable cadangan yang sudah terisi penuh, namun batt case dan batt alkaline lebih praktis dalam hal ini (batt bisa dipinjamkan/ diberikan ke rekan lain dst). Antena HT Antena standard cukup baik jika anda masih memiliki fasilitas repeater yang bisa diakses dalam kondisi darurat. Namun dalam kondisi terburuk, repeater terpaksa mati karena kerusakan, HT tersebut hanya bermanfaat untuk komunikasi jarak pendek (2-3km) dan monitoring. Dengan antena yang baik, anda juga bisa menghemat penggunaan battery, dengan low power sudah bisa menjangkau jarak yang lebih jauh. Tips:siapkan antena after market cadangan, disarankan antena teleskopik 5/8 lambda, panjang kurang lebih 90-120m, dan disimpan bersama-sama dengan batt cadangan. Spesifikasi radio Pilihlah radio dengan output power minimal 4-5watt. Akan lebih baik lagi jika anda memiliki HT yang tahan benturan, tahan percikan air/ hujan (waterproof), atau bahkan tahan jika ditenggelamkan (submersible). Ada HT jenis tertentu yang jika jatuh ke air akan terapung, mantab kan? Tips:Jika HT anda belum tahan air, belikan plastik zip ganda (bisa dibeli di supermarket atau toko hardware), untuk menyimpan HT, bahkan...

Tips Merawat “Istri Kedua” Anggota UBKM May21

Tips Merawat “Istri Kedua” Anggota UBKM...

Handy talky itu bagi anggota UBKM ibarat istri kedua, jadi perlu diperhatikan dan diperlakukan khusus dengan penuh perhatian agar selalu optimal. 😀 Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memperlakukan “istri kedua” kita ini: 1. Catu Daya Pastikan pasokan catu daya terjaga kestabilannya, dan sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan. saat ini ada dua jenis baterai yang digunakan: Lithium dan NiMH. Kedua baterai ini tidak mempunyai efek memory sehingga tidak harus menunggu sampai bebar-benar habis unutk proses charging, tidak seperti baterai tipe NiCD. Beberapa tipe HT sangat sensitif terhadap daya. Sebisa mungkin usahakan agar jangan sampai unit HT digunakan untuk transmit apabila kondisi baterai sudah benar-benar low, karena pada beberapa kasus, seringkali saat transmit dan kemudian unit HT mati karena kehabisan daya baterai menyebabkan memory/ROM pada HT menjadi kacau. 2. Air Seperti halnya alat elektronik lainnya, Air adalah musuh utama. Bukan karena sifatnya yang merusak seperti air asam atau air keras, tapi karena air adalah konduktor listrik  yang paling baik  Sehingga bila unit HT sampai kemasukan air, maka bisa dipastikan akan langsung terbakar akibat konsleting yang terjadi pada sirkuit. Saat ini dipasaran sudah ada beberapa type HT yang memiliki fitur tahan air dan bahkan tahan celup. Contoh yang tahan air antara lain Icom IC-V80, Yaesu FT-270R, FT-250R dan untuk yang tahan celup antara lain Yaesu VX7R, VX8R, dan FT-270R. Untuk unit yang tidak memiliki fitur di atas, Kita bisa menggunakan kantung plastik 1 kg untuk membungkus HT disaat kondisi hujan dan HT masih bisa digunakan dengan sempurna. 3. Kelembaban Kelembaban erat kaitannya dengan air. Saat terjadi kelembaban, maka muncullah butiran-butiran air yang juga bisa menjadi konduktor sehingga menyebabkan konsleting. Selain itu, kelembaban juga menyebabkan munculnya jamur pada batrei dan sirkuit. Akibatnya fungsi sirkuit jadi terganggu. Untuk menghindari terjadinya hal ini, usahakan agar penyimpanan HT, terutama...