Lupax T-1088 Mar24

Lupax T-1088

Ini perangkat milik Medan 702 dengan spesifikasi sebagai berikut: Frequency Range RX/TX : 136-174MHz / 350-400MHz / 400-470MHz RF Power : 10W / 5W / 1W Nunber of Channels : 200 Power Supply : DC 7.4 V Battery Pack : 2600 mAh (Li-ion) Frequency Stability : ± 2.5 PPM Operating Temperature : -20℃~ +60℃ Antenna Impedance : 50Ω Dimensions (W×H×D) : 64×120×34mm Weight : 288g (With Belt Clip and Antenna) HI/MI/LO Power Selective (Max Power : 10Watt VHF / 8.7Watt UHF) Tri-band Frequency, Dual Display and Standby Torch Light Function DTMF Encode and Decode Functions ANI Function 2Tone Encode and Decode Functions CTCSS/DCS/2-TONE/DTMF Encode and Decode 200 Memory Channels 25 Memory FM Radio Channels LCS Display with 2 Line Dot-matrix, 3 Colors Backlight Selectable Remote Alarm Function FM Radio Fell Alarm Function VOX Voice-operated Trasmitted   Cara Setting: Membuat single standby 1. Tekan dan tahan tombol A atau B selama tiga detik 2. Untuk membuat jadi dual-standby kembali caranya sama dengan no.1 Mengaktifkan radio fm 1. Tekan tombol F/B sampe muncul tulisan FUNC 2. Tekan tombol tanda # 3. Untuk auto seek frekuensi radio caranya dengan menekan tombol tanda * untuk seek frequensi radio ke bawah dan tombol # untuk seek frequensi radio keatas 4. Untuk keluar dari mode radio fm tekan tombol CLR/A Cara untuk transmit sinyal suara 1750Hz Tekan tombol DIAL/D, lalu tekan dan tahan tombol # Cara seting offset duplex 1. Tekan tombol MENU 2. Tekan tombol PANAH (keatas/bawah) sampai muncul tulisan O.FREQ 3. Tekan tombol MENU lagi untuk masuk dan mengubah frekuensi offset 4. Setelah selesai maka tekan tombol MENU lagi untuk keluar 5. Pada tulisan O.FREQ tekan salah satu tombol PANAH sampai ketemu tulisan OFFSET untuk menentukan + dan – 6. Pada menu OFFSET tekan tombol MENU lalu tekan...

Setting Icom V85 Mar04

Setting Icom V85

Ini radio baru saya dapet, radio produk lama sih sebenarnya. Cuman saya disini nggak akan membahas lama produk atau kualitas dari V85, disini hanya berisi cara setting (sementara) yang saya ketahui. MENGISI FREKUENSI VFO Pastikan bahwa radio Anda berada dalam mode VFO. Jika berada dalam modus memori (hitam ikon menunjukkan MR dalam layar), beralih radio Anda untuk VFO mode dengan menekan tombol CLR. Mengatur frekuensi yang akan digunakan dengan menekan nomor pada keypad. anda harus memasukkan enam digit untuk menyelesaikan pengaturan frekuensi. Untuk mengatur mengimbangi atau duplex, tekan tombol FUNC dan kemudian tombol DUP untuk memilih antara simpleks (kosong), – dan +. Jika repeater memerlukan nada terdengar sub, tekan tombol FUNC dan kemudian SET untuk masuk ke modus ditetapkan. Tekan tombol atas atau bawah sampai rt muncul di layar. Putar tombol ke memilih nada yang tepat. Tekan CLR atau PTT untuk keluar dari modus yang ditetapkan. Untuk mengaktifkan nada, tekan FUNC diikuti dengan tombol TONE dan menelusuri fitur sampai ♪ muncul di bagian atas layar sebelah or_ +. Menyimpan Pengaturan di Channel Memory   MENYIMPAN KE MEMORY CHANEL Tekan FUNC diikuti dengan tombol MR. Indikator channel memory akan berkedip terus menerus. tombol atas atau bawah untuk menggulir ke nomor saluran memori yang akan untuk menyimpan pengaturan ini masuk (Sebuah layar kosong akan menunjukkan saluran memori terbuka Jika Anda memilih memori mana frekuensi ditampilkan, Anda akan menulis di atasnya..) Tekan FUNC lagi dan kemudian terus tombol MR selama 1-2 detik untuk menyimpan diprogram informasi. Anda akan mendengar dua bip pendek ketika disimpan. Jika Anda tidak memiliki saluran memori lebih lanjut untuk membuat, Tekan tombol MR untuk beroperasi dalam modus memori. Untuk melanjutkan membuat saluran memori, kembali ke langkah 1 dari Memasuki Frekuensi, Offset, dan...

Yaesu VX-7 Aug05

Yaesu VX-7

Ini HT yang paling saya suka, sejak awal beli sekitar tahun 2010 ahir sampai sekarang tidak pernah trouble. Body kokoh berbahan magnesium padat, pernah jatuh dari ketinggian 4-5 m. saat ikut benah-benah repeater di Bromo tapi tidak apa-apa. Anti air, sudah pernah jatuh di sungai terendam hampir 15 menit baik-baik saja. Freeband TX. Bisa TX 118 – 108 MHz (air band) dan TX di 88 – 108 MHz (Radio Broadcast). Dual display, dual stanby, dual RX. Bisa RX di dua frekuensi sekaligus bersamaan. Ada spectrum/band scope, jadi bisa untuk mengetahui pesawat lawan/stasiun repeater kita meleset berapa Khz. Chanel counter, untuk mengetahui transmit perangkat lain. Memory 901 channel, terdiri dari 450 “regular” memories, 10 “One-Touch” memories, 40 programmable band-edge-limit memories 12 “Home” channels, 10 Weather Band memories, 89 Shortwave Broadcast preset memories, 280 Marine channels, and 10 “Hyper” memories. Bagus buat senam jempol ha ha ha… 😀 Oh ya, Ada dua type untuk VX-7 yakni VX-7R (silver) dan VX-7RB (hitam), beda warna dan region pemasaran saja. Setting VX-7 1.CARA MEMBUAT CHANEL MEMORY – pilih tampilan VFO – ketik frekuensi – tekan tahan tombol ‘F” – tentukan no CH ,dengan putar dial – tekan tombol “ F “ 2. MERUBAH FUNGSI TOMBOL “F “ DI DEPAN MENJADI DISAMPING ATAU SEBALIKNYA – pilih menu SET MISC SETUP PILH NO.4 – pilih “function“ untuk mengaktifkan tombol “F” di depan dan – pilih MONI untuk untuk mengaktifkan tombol “F” di samping 3. UNTUK MENAMPILKAN NAMA DI LAYAR MONITOR – pilih tampilan VFO / MR – tekan tombol “F” – tekan tombol MAIN tahan 4. MEMBERI NAMA PADA CHANEL – pilih tanpilan MEMORY – tekan tombol “F” lalu set “0 “ – pilih SET BASIC SETUP no.11 – tekan tombol “BAND” – ketik nama chanel – putar dial untuk mengeser...

Tentang Baterei 2

Hubungan Serial atau Paralel Baterei dan Pengaruhnya Terhadap Ampere dan Voltase Rumusnya agar mudah dihafal adalah “PASV” atau Paralel Ampere Serial Voltage, artinya : Kalau hubungan Paralel maka : Ampere yang bertambah (dan Voltage tetap) Kalau hubungan Serial maka : Voltage yang bertambah (dan Ampere tetap) Salah satu contoh review test baterei Lithium-ion, klik disini Untuk merk – merk batere NiMH yang saat ini paling umum beredar dari Sanyo dengan brand eneloop, eneloop xxx, eneloop 1500x dan dari Maha dengan brand Powerex, Imedion. Sanyo ini dulu mempelopori batere LSD (Low Self Discharge) pertama dengan brand eneloop dimana pada waktu itu sangat sering terjadi komplain untuk batere seri 2500mAH dan 2700 mAH disebabkan batere baru saja dicharge dan dalam hitungan 1-2 minggu kapasitas batere sudah drop banyak. (baik merk Sanyo maupun Maha). LSD (Low Self Discharge) ini berarti dalam keadaan pasif sekalipun, kapasitas batere itu tidak akan habis dengan cepat dimana klaim eneloop dan imedion adalah 75-85% masih ada isinya sesudah 6-12 bulan. Setelah inovasi LSD, sekarang ini Sanyo mulai mempelopori Sanyo 1500x dimana number of recycle itu mencapai hingga 3 kali lipat dari normalnya (biasanya 500x) sehingga secara perhitungan ekonomis, maka batere ini jauh lebih ekonomis jikalau sering dipergunakan tiap hari, terutama dengan perbedaan harga yang tidak begitu jauh. Self Discharge Rate Self Discharge Rate adalah fenomena proses dalam baterai di mana reaksi kimia internal mampu mengurangi muatan yang tersimpan dalam baterai meskipun tanpa koneksi antara elektroda. Lebih lengkapnya silahkan klik disini. Self-discharge rate batere lithium-ion rechargeable pada suhu penyimpanan : 8% pada 21 °C 15% pada 40 °C 31% pada 60 °C (per bulan) Sedangkan NiMH (info di klik disini) Sisa kapasitas setelah berapa bulan : 90% 6 bulan 85% 12 bulan 80% 24 bulan 75% 36 bulan Sedangkan Maha Imedion hanya memberikan data 85% sesudah 1 tahun penyimpanan. ./Lanjut ke post 3...

Tentang Baterei 1

Baterai didalam kegiatan kegiatan UBKM adalah hal vital, mengingat itu adalah satu-satunya sumber daya HT ketika melakukan kegiatan lapangan. Karenanya merupakan hal wajib bagi anggota UBKM untuk mengerti dan memahami sumber daya HT yang satu ini dan bagaimana cara merangkainya sehingga siap digunakan dalam battrei pack. Sekarang ini berbagai macam jenis batrei beredar dipasaran. Secara garis besar, batere itu dikategorikan berdasarkan dua parameter : – Ukuran fisik baterei – Chemistry yang ada didalamnya. Ukuran Fisik Baterei Dalam hal ini kita akan melihat dulu tentang ukuran fisik batere. Rule yang biasa dipakai dalam hal ini adalah : XXYYY, dimana : XX : diameter batere YYY : panjang batere Misalnya : 18650 : mempunyai diameter 18 mm dan panjang 65 mm 17670 : mempunyai diameter 17 mm dan panjang 67 mm Untuk list lebih lengkap beberapa jenis ukuran dan persamaan nama yang sering dipakai : 32650 : Ukuran ini sama dengan batere jenis D. Untuk alternatif li-ion biasanya 3AA + holder bisa dipakai ataupun 4AA + holder dengan sedikit mempoles bagian dalam senter. 26650 : Batere ukuran ini akhir-akhir ini populer lagi karena sanggup memberikan arus 10-15 Ampere dg kapasitas yang lebih besar sedikit 4000-5000 mAH. 26500 : Ukuran ini sama dengan batere jenis C. 18650 : jenis batere yang paling umum saat ini dipakai untuk senter – senter 18500 : Jenis batere ini biasanya dipakai dalam form 2×18500 untuk pengganti 3xCR123 karena voltase yang mendekati. 17670 : batere ini sering dianggap sebagai alternatif Surefire Rechargeable karena ukurannya mendekati 2 x CR123 tanpa harus memodifikasi body (bored) 17500 : sama dengan 18500, batere ini sering dipakai dalam form 2×17500 tetapi tanpa modifikasi (un-bored). 16340 : sering disebut RCR123, Rechargeable CR123 14500 : sama ukurannya dengan AA 14250 : sama ukurannya dengan 1/2 AA 10440 : sama ukurannya dengan AAA 15266 : sama ukurannya dengan CR2, kadang disebut RCR2 10280 : seperti dipakai pada beberapa senter EDC mungil 10180 : Sama dipakai pada beberapa senter EDC mungil seperti Lummi Wee. Sekelumit sejarah: Aturan penamaan batere diatas itu selama ini dipakai untuk batere lithium-ion rechargeable karena banyaknya jenis yang beredar (dengan voltase sekitar 3.7 volt), tetapi beberapa batere itu memang ada yang ukurannya sama dengan batere non-rechargeable tetapi chemistry didalamnya berbeda jauh seperti : 16340 : CR123 14500 : AA 10440 : AAA Chemistry didalam baterei Untuk jenis chemistry didalamnya, ini akan kita pelajari dalam post selanjutnya tetapi akan kita jabarkan sekarang untuk garis besarnya. Bentuk saya tuliskan secara umum karena ada beberapa bisa customized. Jenis pertama kali yang sering kita pakai adalah : 1. Alkaline : Bentuk secara umum : AAA, AA, C, D Voltase : 1.5 volt Batere jenis ini muncul karena ada kebutuhan alat-alat tertentu yang membutuhkan arus cukup besar (lebih dari 250mA). Kelemahan batere ini adalah : – short shelf life : sekitar 3 tahun. Dari produksi sampai dipakai itu maksimum 3 tahun dan kapasitas mungkin sudah drop pada waktu akhir periode. – sering bocor sehingga membahayakan barang yang menggunakan batere tersebut. Beberapa jenis batere alkaline ini ada yang mempunyai voltase 12 volt seperti keluaran – Energizer Jenis A series seperti A23, A27. Biasanya dipakai pada alarm, remote mobil, dll. – Duracell Jenis MN21 yang sama dengan Energizer A23 Batere ini sebetulnya merupakan 8 buah batere alkaline yang ditumpuk. http://en.wikipedia.org/wiki/A23_battery 2. Lithium Bentuk secara umum : AA Voltase : 1.5 volt Batere jenis ini muncul untuk menjawab kekurangan – kekurangan batere alkaline sehingga mempunyai karakteristik : – relatif lebih tidak mudah bocor sehingga lebih aman. – long shelf life : rata-rata berumur 10 tahun – sanggup memberikan arus lebih dari 1000 – 2000 mA tanpa penurunan kapasitas (karena voltage sag). 3. Nickel Cadmium (NiCd) Bentuk : AA, C, D, dll Voltase : 1.2 volt Batere jenis ini muncul sebelum NiMH (Nickel Metal Hybride), dengan beberapa karakteristik : – relatif lebih tahan dingin sehingga kapasitas tetap tinggi meskipun dipakai dikondisi dingin – mengalami memory effect dimana jikalau batere itu dicharge...

Setting Firstcom FC-136 Dec08

Setting Firstcom FC-136...

Ini pesanannya medan 581 yang dapat barang gadai berupa HT firstcom FC-136, dan kebingungan nyetting… ini Ht china yang bagus, murah, dan ada radio fmnya. Sedang untuk rentang frekwensi 134.000 MHz – 175.995 MHz.  Dengan kemampuan kapasitas memori 128 dan 8 memory bank group. Untuk review lengkap nanti saja saya tulis dipos yang laen Setting RPU/Duplex Misal frekuensi pancar ulang dengan input di 157.800, output di 152.800. atau dengan kata lain -500 : 1. Display menunjukkan frekuensi 152.800 2. Tekan F kemudian tekan 5 (REV) sampai di display menunjukkan tanda minus 3. Tekan F kemudian tekan 9 (SEL) 4. Tekan tanda panah ke atas atau ke bawah sampai masuk menu 013 (OFFSET) 5. Tekan F 6. Ketik 05.000 kemudian tekan F dilanjutkan dengan tekan V/M Setting Tone Squelch 1. Tekan F, 7, pilih mode dengan panah atas/bawah, tekan F utk konfirm save. 2. Ulang lagi tekan F,7, pilih utk RX atau TX tone yang diinginkan, tekan F utk konfirm save. Setting Tone alias Roger Beep tekan F, 9, panah atas sampai menu 17 (ROGER) tekan F, pilih dengan panah atas/ bawah, konfirm save dengan F lagi.    ...